Header Ads

Busi Iridium & Busi Biasa, Bagus Mana?

Bicara soal pengapian pada kendaraan, pasti tidak asing lagi dengan busi. Salah satu komponen kendaraan bermotor ini meiliki fungsi penting. Selain busi biasa dimasyarakat pecinta otomotif ada satu jenis busi yang sering digunakan yaitu busi iridium.
 
busi iridium
 
Pada kendaraan bermotor busi mempunyai fungsi yang sangat penting. Tugas utama busi adalah memberikan percikkan api dalam ruang bakar yang telah terkompresi campuran bensin dan udara. Dengan adanya percikan api, maka pembakaran dalam ruang silinder pun terjadi untuk menghasilkan daya yang menggerakkan kendaraan Anda.
 
Dewasa ini busi iridium menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia karena mempunyai banyak kelebihan dari busi pda umumnya. Secara garis besar busi iridium adalah busi dengan ujung inti elektroda (bagian yang memercik api) berbahan iridium alloy. 
 
Sejak akhir abad ke-20 Iridium digunakan dalam bentuk alloy (metal campuran) sebagai bagian konstruksi busi. Kombinasi iridium alloy menghasilkan konduksi lebih baik dan materialnya tahan dalam kondisi ekstrem dengan titik leleh sampai 2.500 °C. Alasan ini yang membuat ujung inti elektroda dapat dibuat sangat kecil, ukurannya bisa mencapai 0,4 mm yang dianggap terkecil di dunia. 
 
Bentuk ujung inti elektroda  yang meruncing membuat percikan api fokus pada satu titik dan stabil serta mengurangi tegangan listrik (voltage) yang dibutuhkan untuk mencapai jarak percikan. Kelebihan memakai busi iridium yaitu mengurangi beban sistem nyala mesin karena tegangan listriknya kecil dan percikan api yang fokus menghasilkan posisi bakar yang pas serta tepat waktu untuk proses pembakaran di dalam mesin.
 
Menurut banyak pengguna busi iridium, setidaknya da 3 keunggulan jika kendaraan bermotor menggunakan busi jenis iridium ini, seperti:
 
•    Pada busi iridium inti elektrodanya kecil hanya mempunyai ukuran 0.4mm dibandingkan dengan yang busi standar, untuk busi standard sendiri mempunyai ukuran sekitar 2,5mm sehingga medan listrik menjadi besar pada ujung elektrodanya yang kecil dan fokus sehingga untuk memercikkan api dibutuhkan tegangan listrik yg rendah.
•    Mesin lebih mudah dihidupkan, sehingga mengurangi kegagalan pembakaran, ini juga yang membuat penggunaan bahan bakar menjadi lebih irit.
•    Tenaga mesin bisa bertambah dan tentunya bisa memperbaiki akslerasi motor menjadi lebih cepat tapi tidak signitifikan.
•    Busi iridium dikatakan bagus karena busi model ini lebih tahan panas, selain itu memiliki bahan elektroda lebih kecil dibanding busi regular.
•    Membutuhkan tegangan yang lebih rendah untuk memicu pembakaran sehingga jarang terjadi kegagalan saat starter.
•    Pembakaran yang dihasilkan lebih presisi, konsisten serta efisien.
•    Meningkatkan respon gas saat di geber maupun slow.
•    Meningkatkan keiritan, keiritan disini saat anda menggunakan motor tersebut, jika anda mengguakan motor dengan mengeber gas motor tentunya akan boros tapi beda halnya jika anda mengendarai motor dengan stabil normal untuk tarikan tuas gasnya. Misalnya laju jalannya standard di angkat 40 terus, atau 60 terus.
•    Dari beberapa penelitian busi Iridium lebih awet hingga 10 kali lipat dibanding busi standart.
•    Dipercaya meningkatkan tenaga mesin sekitar 1-3% , untuk tenaga memang iya , tapi hasilnya tidak signitifikan hanya 3% pengaruhnya tidak terlalu tinggi
•    Meningkatkan kualitas emisi gas buang sehingga kendaraan jadi lebih ramah lingkungan.
 
Karena berbagai keunggulan itulah, banyak bikers yang berpendapat bahwa jika motor menggunakan busi iridium katanya bisa mendongkrak permance motor dibandingkan jika menggunakan busi bawaan standard dari pabrikan saat membeli motor. Untuk harganya ,busi iridium ini bervariasi tergantung toko yang menjual untuk harga umumnya biasanya di patok dengan harga kurang lebih berkisar 100 ribuan. Untuk Mereknya sendiri ada banyak yang cukup terkenal yaitu merek Denso dan NGK.
 
Bagaimana apakah anda tertarik untuk mengganti busi standart anda ke busi iridium?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.